Kehadiran tidak bisa diverifikasi
Ketika manajer lokasi sedang tidak di tempat, catatan kehadiran bergantung sepenuhnya pada kejujuran pelapor. Tidak ada bukti yang bisa ditinjau ulang.
Absensi digital yang sulit dititipkan, dan HRIS terpusat untuk 100 karyawan yang tersebar di seluruh jaringan lokasi. Tanpa memasang satu pun mesin absensi baru.
Mesin sidik jari terikat pada satu titik. Spreadsheet tidak mengenal hierarki lokasi. Persetujuan di atas kertas tidak bisa menyeberangi jarak. Empat hal ini muncul berulang di hampir setiap jaringan multi-lokasi.
Ketika manajer lokasi sedang tidak di tempat, catatan kehadiran bergantung sepenuhnya pada kejujuran pelapor. Tidak ada bukti yang bisa ditinjau ulang.
Setiap lokasi mengirim format berbeda. HR merekap manual, dan setiap keterlambatan langsung memperpanjang siklus gaji seluruh perusahaan.
Lokasi yang kekurangan orang saat jam sibuk baru diketahui pusat keesokan harinya. Ketika jam sibuk hari itu sudah lewat.
Dengan ribuan karyawan berstatus kontrak dan perputaran tinggi, satu tanggal yang terlewat berubah menjadi persoalan kepatuhan.
Coba sendiri
Tiga ketukan, di bawah sepuluh detik. Pilih skenarionya dan jalankan langsung di layar ini. Termasuk dua kondisi yang paling sering ditanyakan: bagaimana kalau tidak ada sinyal, dan bagaimana kalau orangnya tidak di lokasi.
Memeriksa lokasi…
Menyimpan absensi…
Kamis, 20 Agustus · Tepat waktu
Absen hanya sah di dalam area lokasi. Kalau kamu sedang menggantikan di lokasi lain, pilih di bawah ini.
Nama, jam, dan lokasi pada demo ini adalah contoh.
Setiap modul punya sisi karyawan di ponsel dan sisi kantor pusat di peramban. Pilih modulnya untuk melihat tampilan keduanya berdampingan.
Seluruh nama, angka, dan nominal pada tampilan ini adalah contoh.
HR tidak akan memercayai sistem yang tidak bisa diaudit. Karena itu tidak ada angka yang berhenti sebagai angka. Klik salah satu ringkasan di bawah dan lihat daftarnya menyesuaikan.
| Karyawan | Lokasi | Masuk | Status | Catatan |
|---|---|---|---|---|
| Budi Santoso | Kemang | 08:58 | ●Tepat waktu | |
| Rudi Hartono | Cibubur | 08:23 | ◐Telat 23m | |
| Siti Rahayu | Serpong | 07:52 | ●Tepat waktu | |
| Andi Prasetyo | Kelapa Gading | 09:07 | △Perlu tinjau | offline_sync |
| Dewi Lestari | Bintaro | 08:44 | ●Tepat waktu | |
| Agus Setiawan | Depok | 08:31 | △Perlu tinjau | lokasi_lain |
| Maya Anggraini | Kemang | 08:19 | ◐Telat 19m | |
| Sari Wulandari | Cibubur | - | ○Belum absen |
Angka dan nama pada tampilan ini adalah contoh.
Sistem absensi yang menjanjikan kecurangan mustahil selalu berakhir mengecewakan di insiden pertama. Kami memilih menyampaikan batasnya sejak awal.
Satu angka untuk seluruh sistem. Tidak dihitung per lokasi, tidak ada perangkat keras yang harus dibeli, tidak ada biaya pemasangan di awal. Anda bisa menghitung sendiri anggarannya tanpa menunggu penawaran.
| Jumlah karyawan | Per bulan | Per tahun |
|---|---|---|
| 50 | Rp 1.250.000 | Rp 15.000.000 |
| 100 | Rp 2.500.000 | Rp 30.000.000 |
| 250 | Rp 6.250.000 | Rp 75.000.000 |
| 500 | Rp 12.500.000 | Rp 150.000.000 |
Harga berlaku untuk karyawan aktif yang terdaftar di sistem. Karyawan yang keluar tidak lagi dihitung pada bulan berikutnya.
Tidak ada yang perlu dibeli untuk mencoba. Pilih lima lokasi dengan kondisi yang berbeda-beda, satu di dalam gedung bertingkat, satu dengan sinyal lemah, satu dengan karyawan terbanyak. Tiga puluh hari, dengan pendampingan, dan Anda punya data sendiri untuk memutuskan.